Siaran Pers

Problema Transisi Energi di Indonesia: Antara Energi Baru dan Energi Terbarukan Grita Anindarini (Peneliti, Indonesian Center for Environmental Law) anindagrita@icel.or.id

Hukum
11-01-2021 , Posted - Administrator

Pendahuluan

Penggunaan energi fosil yang selama ini menjadi tumpuan dunia telah terbukti berkontribusi mempercepat laju pemanasan global. Laporan khusus dari Interngovernmental Panel on Climate Change (IPCC) pada 2018 bahkan dengan tegas menyatakan perlu dilakukan transformasi energi secara cepat dan besar untuk mencegah kenaikan suhu bumi di tingkan 1,5?C. Untuk membatasi kenaikan suhu tersebut, setidaknya perlu penurunan emisi tahunan mencapai 25-30 GtCO2e/tahun1 dan sektor energi memiliki peranan penting dalam penurunan emisi tersebut. Transisi energi ke energi terbarukan serta melakukan efisiensi energi perlu dilakukan dengan cepat.

Semangat transisi energi ini kemudian diterjemahkan oleh Pemerintah Indonesia melalui berbagai dokumen kebijakan dan perencanaan energi. Salah satunya, dalam Kebijakan Energi Nasional yang menetapkan pengembangan minimal 23% energi baru dan terbarukan pada 2025. Sayangnya, di berbagai kebijakan Indonesia terminologi ‘energi baru dan terbarukan’ kerap dipergunakan sebagai satu kesatuan. Pada akhirnya, banyak pihak menerjemahkan bahwa energi baru dan terbarukan merupakan tumpuan energi masa depan Indonesia. Padahal, energi baru dan energi terbarukan merupakan dua hal yang berbeda, salah satunya ketika ditinjau dari segi dampak lingkungan dan kesehatan.

Tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaturan terkait energi baru dan energi terbarukan di Indonesia dan mengkaji bagaimana perbedaan antara energi baru dan energi terbarukan, khususnya dilihat dari dampak lingkungan dan kesehatan. Pada akhirnya, tulisan ini merekomendasikan bahwa pengaturan terhadap energi baru dan energi terbarukan tidak dapat diperlakukan sama. Energi terbarukan, sebagai energi bersih dan ramah lingkungan, tentu perlu diprioritaskan sebagai tumpuan transisi energi di Indonesia.